a world made more beautiful

With giving, than we can undrstand

“Giving,sharing... is the best comunication”

What you greatest desire in life ? .. Be reach, happy in the rest of our lives, and many more dreams that we have.

So, when we think we should have a great life, happy with our life, we live until today.

Ada banyak cara menjadi bahagia, di bumi yang telah Dia sediakan untuk penghuni – penghuninya tanpa melihat siapa dia, dari mana dia. Is the grace from God.

Ada seorang pria, dia bukanlah seorang yang tampan, ataupun berlebih. He just an ordinary person, but he have something maybe not all people have.

Dia pergi setiap pagi untuk bekerja, setiap pagi itu pula dia berbagi dengan apa yang dia punya, so maybe most of us think that giving should be giving money or something tangible. But he make me realize, is shouldn’t be money

Setiap pagi itu juga dia selalu menyiram tanaman dalam pot yang terbengkalai, kemudian membantu ibu-ibu mengangkat gerobak jualannya, selesai itu dia pergi ke perempatan jalan danmemberikan uangnya pada pengemis seorang ibu dan anaknya yang harus putus sekolah dan ikut mengemis, saat sarapan dia membagi lauknya dengan seekor anjing yang kelaparan menghampirinya. Sepulang kerja, dia selalu memberikan bangkunya untuk seorang yang lebih pantas duduk saat di bus, sesampainya di rumah susun tempat dia tinggal. Dengan diam-diam dia menggantungkan sesisir pisang di depan rumah tetangganya, seorang ibu renta yang tinggal sendiri.

Maybe the story that i tell for you is the classic story and i know you’ve heard , you’ve see right.

But he do the same thing everyday... membantu ibu penjual, memberikan pengemis uang, memberikan lauk saat dia makn, mempersilahkan orang lain untuk duduk saat di bus, menggantungkan sesisir pisang untuk wanita renta tetangganya. Iya dia melakukan itu setiap hari, bahkan orang-orang yang melihat dia sering menggelengkan kepala mereka, why he do that, for what he do that ?

What does he get in return, for doing this everyday ? Bahkan saat sepertinya dia tidak bisa meberikan pengemis itu uang sebanyak yang biasa dia berikan setiap hari, he still do that, giving.

 He gets nothing, maybe he’s won't be richer, won’t appear on tv, dia tetap pria yang tidak diketahui namaya. And not a bit more famous.

Tanaman dalam pot itu akhirnya tumbuh dan berkembang, ibu penjual itu akhirnya menjadi akrab dengannya menggapnya sebagai teman, hewan anjing yang selalu dia berikan lauk saat makan akhirnya menjadi jinak dan mengikuti pria itu selalu, saat dia pergi ketempat pengemis itu juga akhirnya anak pengemis itu telah bisa memakai seragam sekolah lagi, kembali kesekolah yang di idamkan dan wanita renta tetangganya itu akhirnya tau dialah yang selalu memberikannya pisang.

What he does receive are emotions, sebuah perasaan, dia menjadi saksi sebuah kebahagiaan, mencapai sebuah pemahaman yang lebih dalam, feels the love, recives what money can’t buy .. a world made more beautiful dunia yang di buat lebih indah.

Sorry i dont mean to say that me or the man in this story like an angel, but we realize that giving is the best way, sometimes we just do it only one time, or maybe only sometimes. I believe its still good, but when we want always do it or it called istiqomah in islam, i believe and you will believe that giving, sharing, really the best way. And i’m sure every religion teaching us to share, giving.

“mudah-mudahan pembaca mau mengamini sebuah master plan yang beberapa waktu lalu sempat terpikirkan oleh saya, dan juga teman saya.. sebuah komunitas yang bisa memberikan baktinya bagi adik-adik di setiap panti asuhan, memberi saat kita sama-sama diberi, al fatihah”


Komentar

Postingan Populer