Siluet Sederhana
"You never know when you're gonna meet someone, and your world
And your whole wide world in a moment comes undone"
"Saat logika mu diredam oleh perasaan wanita."
Kamu tak akan pernah tahu kapan akan bertemu dengan seseorang dan kapan akan berpisah dengannya. Saat semua itu terjadi, kamu tahu bahwa dunia tidak berjalan sesuai rencana.
Kita tahu akan butuh waktu, harus kita akui bahwa pikiran itu terlintas di benak. Ini mungkin berakhir seperti seharusnya.
*** Kamu adalah apa yang kamu pikirkan dan aku adalah apa yang kamu bayangkan. Membuat mu tetap mau bertahan dan mencoba kembali adalah harapan yang menjadi kenyataan. Bertemu kembali dengan mu adalah rindu yang tersampaikan. Tapi, waktu memang terus berjalan, kamu akan berubah dengan cara mu sendiri dan apa yang kamu katakan akan berubah dengan cara mu juga.
Pastinya, akan tidak baik jika paksaan yang ada dalam sebuah hubungan apa pun bentuknya. Aku tahu kamu mengerti apa yang sebenarnya kamu inginkan tanpa harus meng-iyakan atau memaksakan rasa mu.
Terakhir aku datang untuk membaskan hati ini, agar tahu ke mana harus melangkah nantinya. Logika ku berpikir bahwa aku menemukan jawabnnya saat itu. Namun, jalan itu tak hanya dibarengi oleh logika saja. Ada perasaan yang juga ikut mendampingi selama jalan itu berlalu, perasaan mu telah meredam kecewa sebab logika ini.
Melihat mu dari sudut yang berbeda, menyamai diri dengan perasaan seperti mu. And now, you can open your eyes without any sorrow.
Mengejar mu bukanlah buang waktu yang menjadikannya suatu kesalahan. Tanpa alasan aku berlari mengejar langkah mu sampai akhirnya bisa sejajar melihat mu dan akhirnya bisa mengerti, memhamai mau mu.
You are the person i wanna hold here when mind want you stay, and you're the person i wanna let go when feelings know you never want come back. Your feelings make me understand.
Aku akhirnya bisa menyamai tinggi mu untuk bisa memahami maksud mu.

Komentar