Kenapa kita "berbagi"
"apa kita akan menyerah saat masalah itu semakin tinggi dan terasa berat untuk dipikul, apa kita akan menyerah dengan keadaan dan pasrah begitu saja"
"when problem get too high, get down on your knees and pray"
Ada diantara kita yang tidak punya masalah, rasanya tidak yah :)
Rasanya setiap orang punya dengan beragam masalahnya, ada yang masalanya keluarganya, kehidupannya, ekonominya ataupun yang lainnya. Begitu juga saya pasti ada dan punya masalah, rasanya selalu ada saja masalah itu.
Jika boleh ada ungkapan yang pernah saya dengar, saat masalah kita belum selesai itu tandanya Allah masih sayang sama kita Allah masih belum percaya sama kita, barang kali saat Allah selesaikan masalah kita kita jadi lupa lagi sama Allah jadi Allah persiapakan dulu diri kita.
Dari banyaknya masalah, dari menumpuknya masalah itu Allah dan RasulNya menyediakan jawaban buat kita yang punya masalah, "waman qubiro alahi rizkuhu, filhmadhi mabhilin mazhu". Barang siapa yang sedang disempitkan rizkinya sedang banyak masalah sedang punya banayak keinginan, Dia memberikan jawaban buat kita "Falyunfiq mimmaatahullah" cari apa yang bisa kita sedekahkan dari karunia yang udah Allah berikan kepada kita.
Ada sebuah kisah yang mungkin bisa di bagi, saat itu ada seorang pemuda yang baru lulus SMA dan berencana untuk daftra kuliah dengan beasiswa, sebenarnya dia sudah mencoba untuk daftar melalui jalur undangan tapi dia gagal dan ditolak, saat tiba kesempatan lagi untuk mecoba melalui jalur ujian tulis dia akhirnya mencoba cara yang saat jalur undangan tidak dia pakai apa cara itu ? Sedekah terlebih dahulu :)
Saat 1 hari sebelum dia berangkat untuk ujian, dia pergi ke sebuah panti asuhan sebelum pergi kesana dia sempat kebingungan karena saat itu uang yang dia punya hanya ada 20 ribu sentak dia berpikir apa yang bisa dia berikan untuk anaka-anak dipanti nanti.
Itulah Allah, ada orang yang masih harus disodorkan seseorang untuk bersedah ada juga orang dengan sendirinya mencari-cari tempat untuk bersedekah, kenudian dia akhirnya memutuskan membeli gorengan sebanyak 20 ribu itu, bismillah kemudian dia berangkat membawa bungkusan 20 ribu itu. Setiba di panti asuhan dia masih aga sedikit ragu dan malu karena hanya membawa gorengan saja itupun tidak banyak, tapi subhanallah memang Allah yang maha memberikan keyakinan dan kemudahan. Bapak panti tersebut dengan senang hati menerima bungkusan yang tidak seberapa itu dan mengajak pemuda itu masuk ke dalam musholla bersama dengan adik-adik panti. "Adik-adik kaka fulan inshaa Allah besok akan pergi untuk test masuk universitas, kita doakan kaka fulan bisa selamat danjuga bisa lolos sampai nanati kuliah,Al fatihah" . Ahh merinding rasanya saat pemuda itu mendengar anak-anak itu mengamini doa dan juga mengantarkan dia untuk pergi test. 1 Bulan berselang setelah test itu akhirnya pengumuman itu keluar dan dia berhasil lolos masuk ke universitas.
tidaklah perlu menunggu kita punya rizki lebih untuk berbagi bukan ? saat kita benar-benar tak punya mungkin itu akan menjadi sedekah terbaik yang kita lakukan. Selama ini kita kasih pakain yang bekas-bekas kita ingat sama Allah masa kita ngasih yang bekas-bekas ga kepakai terus, sekali-kali ini ahh baju yang lagi kita senengin ini ahh barang yang kita senengin kita bagi sama orang lain. Buat apa ? Supaya kita dapat cintanya Dia, karen asaat kita sudah mendapatkan cintaNya tidak ada keinginan yang tidak akan Dia jabah. Terlalu kecil, buat Allah tidak ada yang tidak mungkin.
Mungkin tidak semua yang membaca ini kemudian setuju dan mengiyahkan karena bukan itu tujuan saya :)
Kalau kita bertanya sama otak kita, aduhh adit mati rasanya itu masih banayak masalah yang belum diurus, kalau kita tanya pada otak kita rasanya makin sengsara rasanya. kalau kita bertanya pada hati kita, masya Allah hati kita akan berkata tidak ada yang lebih besar dar kebesaran Dia. Kalau kata akita buntu tapi kalau kata Allah engga masih terbuka itu jalan untuk kita karena semua yang terjadi karena kehendak Dia. Jika semua yang terjadi karena kehendak dia kenapa kita tidak mencari Allah, dan Allah bilang lewat RasulNya bahwa Allah ada di antara "jeritan tangisnya anaka-anak yang kelaparan", Allah ada diantara jeritan tangisnya orang-orang miskin yang kelaparan", allah ada di penderitaannya orang-orang yang susah. Cari Allah disana, maka berbagi adalah menjadi salah satu kunci utama bagi siapapun kita yang punya masalah dan juga keinginan.
Karena Allah berkata dalam surat Al-maidah ayat 12 bahwa Dia bersama kita, ayatnya silahkan cari sendiri dan dibaca sendiri hehe :)
Semoga ini bukan menjadi riya dan kesombongan bagi penulis dalam menulis ini, sayapun minta ampun kepadaNya karena kekurangan penulis, karena kebodohan penulis. Semoga ada sesuatu yang bisa diambil dari posting kali ini, bukan ceritanya tapi cara Allah membrikan jalan Nya.
"...setelah aku pergi ke jakarta dan melanjutkan ke jogja, aku mengerti bahwa jalan itu telah Dia buka kan bagiku, untuk memilih.."
"when problem get too high, get down on your knees and pray"
Ada diantara kita yang tidak punya masalah, rasanya tidak yah :)
Rasanya setiap orang punya dengan beragam masalahnya, ada yang masalanya keluarganya, kehidupannya, ekonominya ataupun yang lainnya. Begitu juga saya pasti ada dan punya masalah, rasanya selalu ada saja masalah itu.
Jika boleh ada ungkapan yang pernah saya dengar, saat masalah kita belum selesai itu tandanya Allah masih sayang sama kita Allah masih belum percaya sama kita, barang kali saat Allah selesaikan masalah kita kita jadi lupa lagi sama Allah jadi Allah persiapakan dulu diri kita.
Dari banyaknya masalah, dari menumpuknya masalah itu Allah dan RasulNya menyediakan jawaban buat kita yang punya masalah, "waman qubiro alahi rizkuhu, filhmadhi mabhilin mazhu". Barang siapa yang sedang disempitkan rizkinya sedang banyak masalah sedang punya banayak keinginan, Dia memberikan jawaban buat kita "Falyunfiq mimmaatahullah" cari apa yang bisa kita sedekahkan dari karunia yang udah Allah berikan kepada kita.
Ada sebuah kisah yang mungkin bisa di bagi, saat itu ada seorang pemuda yang baru lulus SMA dan berencana untuk daftra kuliah dengan beasiswa, sebenarnya dia sudah mencoba untuk daftar melalui jalur undangan tapi dia gagal dan ditolak, saat tiba kesempatan lagi untuk mecoba melalui jalur ujian tulis dia akhirnya mencoba cara yang saat jalur undangan tidak dia pakai apa cara itu ? Sedekah terlebih dahulu :)
Saat 1 hari sebelum dia berangkat untuk ujian, dia pergi ke sebuah panti asuhan sebelum pergi kesana dia sempat kebingungan karena saat itu uang yang dia punya hanya ada 20 ribu sentak dia berpikir apa yang bisa dia berikan untuk anaka-anak dipanti nanti.
Itulah Allah, ada orang yang masih harus disodorkan seseorang untuk bersedah ada juga orang dengan sendirinya mencari-cari tempat untuk bersedekah, kenudian dia akhirnya memutuskan membeli gorengan sebanyak 20 ribu itu, bismillah kemudian dia berangkat membawa bungkusan 20 ribu itu. Setiba di panti asuhan dia masih aga sedikit ragu dan malu karena hanya membawa gorengan saja itupun tidak banyak, tapi subhanallah memang Allah yang maha memberikan keyakinan dan kemudahan. Bapak panti tersebut dengan senang hati menerima bungkusan yang tidak seberapa itu dan mengajak pemuda itu masuk ke dalam musholla bersama dengan adik-adik panti. "Adik-adik kaka fulan inshaa Allah besok akan pergi untuk test masuk universitas, kita doakan kaka fulan bisa selamat danjuga bisa lolos sampai nanati kuliah,Al fatihah" . Ahh merinding rasanya saat pemuda itu mendengar anak-anak itu mengamini doa dan juga mengantarkan dia untuk pergi test. 1 Bulan berselang setelah test itu akhirnya pengumuman itu keluar dan dia berhasil lolos masuk ke universitas.
tidaklah perlu menunggu kita punya rizki lebih untuk berbagi bukan ? saat kita benar-benar tak punya mungkin itu akan menjadi sedekah terbaik yang kita lakukan. Selama ini kita kasih pakain yang bekas-bekas kita ingat sama Allah masa kita ngasih yang bekas-bekas ga kepakai terus, sekali-kali ini ahh baju yang lagi kita senengin ini ahh barang yang kita senengin kita bagi sama orang lain. Buat apa ? Supaya kita dapat cintanya Dia, karen asaat kita sudah mendapatkan cintaNya tidak ada keinginan yang tidak akan Dia jabah. Terlalu kecil, buat Allah tidak ada yang tidak mungkin.
Mungkin tidak semua yang membaca ini kemudian setuju dan mengiyahkan karena bukan itu tujuan saya :)
Kalau kita bertanya sama otak kita, aduhh adit mati rasanya itu masih banayak masalah yang belum diurus, kalau kita tanya pada otak kita rasanya makin sengsara rasanya. kalau kita bertanya pada hati kita, masya Allah hati kita akan berkata tidak ada yang lebih besar dar kebesaran Dia. Kalau kata akita buntu tapi kalau kata Allah engga masih terbuka itu jalan untuk kita karena semua yang terjadi karena kehendak Dia. Jika semua yang terjadi karena kehendak dia kenapa kita tidak mencari Allah, dan Allah bilang lewat RasulNya bahwa Allah ada di antara "jeritan tangisnya anaka-anak yang kelaparan", Allah ada diantara jeritan tangisnya orang-orang miskin yang kelaparan", allah ada di penderitaannya orang-orang yang susah. Cari Allah disana, maka berbagi adalah menjadi salah satu kunci utama bagi siapapun kita yang punya masalah dan juga keinginan.
Karena Allah berkata dalam surat Al-maidah ayat 12 bahwa Dia bersama kita, ayatnya silahkan cari sendiri dan dibaca sendiri hehe :)
Semoga ini bukan menjadi riya dan kesombongan bagi penulis dalam menulis ini, sayapun minta ampun kepadaNya karena kekurangan penulis, karena kebodohan penulis. Semoga ada sesuatu yang bisa diambil dari posting kali ini, bukan ceritanya tapi cara Allah membrikan jalan Nya.
"...setelah aku pergi ke jakarta dan melanjutkan ke jogja, aku mengerti bahwa jalan itu telah Dia buka kan bagiku, untuk memilih.."

Komentar